Suara Pensil Marina

MY FLASH FICTIONJanuary 18, 2007 2:00 pm

Aku menatapnya penuh tanda tanya. Sepagi ini sahabatku ini sudah termenung-menung saat berjemur di bawah sinar Matahari pagi. “Kenapa sih?” tanyaku

Ia menoleh dengan mata sayu,”Aku tidak tahan hidup seperti ini. Harga diriku seakan tak berarti…”

“Masih soal itu?” Ia mengangguk sambil menggoyang goyangkan tubuhnya.

“Keluarga Dedi keterlaluan. Aku tertindas, terinjak injak. Mereka tidak mengerti perasaanku!” katanya serak menahan tangis, lalu menoleh padaku “ Memangnya kamu nggak?”

“Aku juga. Sama dengan kamu. Malah aku lebih parah kan? Yang lebih sering menindas dan menginjak harga diriku malahan pembantunya Dedi…lebih sakit kan” kataku menerawang. Teringat Wajah Si Tinem yang sok cakep dan belagu serta selalu saja memandang rendah aku.

“Aku lebih parah kan? Lihat nih rupaku nggak karuan begini, masih bagus rupamu! Tapi aku sudah biasa….Itu namanya Takdir” kataku lagi.

“Tineeemm!!!” Kami terkejut karena tiba tiba Ibunya Dedi sudah berada di dekat kami.

“Ini keset keset kaki sudah kering! Letakkan lagi di tempatnya! Dan ini keset dapur buang saja sudah compang camping begini!!”

Tinem datang tergopoh gopoh. Aku menatap temanku sedih.

“Iya Nyah! Saya buang deh!” Tinem merenggutku dari tali jemuran dan melemparkanku tanpa perasaan ke tempat sampah yang bau. Sebau badanku. Tapi lebih bau lagi.

Aku masih sempat melihat sahabatku si keset kaki teras depan menitikkan airmatanya.

Setidaknya kini tak ada lagi yang mau menginjak injak aku. (216 words)

ARTICLES 9:57 am

Panjang usia dan sehat, siapa pun pasti menghendaki
ini. Ada 10 cara yang sangat mudah asal disiplin
dilakukan untuk mencapainya. Apa sajakah itu?

1. Kontrol lingkar pinggang

Penelitian terakhir dari Universitas Birmingham
menemukan bahwa adalah lingkar pinggang, bukan berat
badan yang menjadi indikator terbaik untuk penyakit
diabetes tipe 2 dan penyakit jantung. Para ahli
percaya bahwa lemak yang terkumpul di perut lebih
berbahaya dibandingkan yang terakumulasi di paha
karena lemak di perut dapat merusak sistem insulin
tubuh.
Bila ini terjadi, risiko diabetes dan penyakit
jantung jadi meningkat. Karena itu, usahakan agar
lingkar pinggang pria tak lebih dari 94 cm dan wanita
tak lebih dari 80 cm.

2. Cari second opinion

Setiap menerima resep dari dokter, periksalah dengan
pihak apotek, obat-obatan apa yang tak boleh dicampur
dan apa efek sampingnya. Jika tak yakin, cari second
opinion. Peneliti dari University Liverpool, Inggris,
menemukan bahwa 10 ribu orang di Inggris mati karena
reaksi merugikan dari obat-obatan, yang meski tak
perlu, tetap diresepkan tetapi dalam dosis yang tidak
tepat.

3. Jaga kebersihan dapur

Dapur adalah hot spot atau tempat kuman paling banyak
di rumah. Penelitian para ahli di Universitas Arizona,
AS, menemukan bahwa spons di dapur adalah tempat
tinggal lebih dari 7 miliar bakteri. Tempat favorit
lain adalah bak cuci piring, pegangan keran dapur,
talenan, dan pegangan kulkas. Karena itu, sering
seringlah mengganti lap dapur serta cuci dan masak
sayuran dengan benar.

4. Rajin beramal

Penelitian di University of Michigan menemukan bahwa
orang yang sering membantu atau mendukung secara
emosional orang lain, risiko mati muda berkurang
hingga 60 persen. Sebaliknya, orang yang tak pernah
menolong, risiko mati meningkat dua kali lebih banyak
dibanding orang yang suka beramal.

5. Bersahabat dengan ibu

Kalau lama tak bertemu Ibu, segeralah menelepon.
Menurut peneliti di Harvard Medical School, orang yang
hubungannya jauh dengan sang ibu, lebih rentan kena
penyakit serius di masa tua seperti penyakit darah
tinggi dan jantung.

6. Bangun rasa percaya diri

Studi di Universitas Toronto menemukan bahwa orang
yang mendapat kepercayaan diri tinggi karena memenangi
Piala Oscar hidup 4 tahun lebih lama dibanding aktor
dan aktris yang tak pernah menang.
Para peneliti
percaya bahwa rasa damai dalam diri dan pencapaian
prestasi melatih tubuh untuk belajar mengatasi stres
dengan baik.

7. Sarapan oat

Oat mengandung fitokimia yang merupakan antioksidan
pelawan penyakit jantung dan kanker. Studi di
Universitas Tufts, AS, menemukan bahwa fitokimia dalam
oat efektif mengurangi jumlah plak dan molekul
berlemak yang melapisi dinding pembuluh arteri.

8. Tak perlu berlebihan minum suplemen alami

Memang sumber suplemen itu alami. Namun, jangan
sekalipun berasumsi bahwa jika satu tablet berkhasiat,
minum lebih dari satu pasti lebih berkhasiat. “Minum
vitamin berlebihan itu bukan tak mungkin menyebabkan
kerugian untuk tubuh Anda,” kata Rod Brennan, Direktur
Sydney’s Nature Care College. Ia merekomendasikan
minum vitamin dan suplemen hanya sesuai dosis yang
dianjurkan.

9. Makan pisang

Makan pisang sehari sekali baik untuk mengatasi
penyakit tekanan darah tinggi. Sebuah studi di AS
menemukan bahwa orang yang kekurangan potasium lebih
berisiko kena hipentensi, faktor pemicu penyakit
jantung dan stroke.
Pisang adalah sumber potasium yang
baik. Sumber potasium lain kentang, labu, dan alpukat.

10. Makan sup miso

Publikasi dari John Hopkins Medicine mengungkapkan
bahwa orang-orang di Pulau Okinawa, Jepang, 75 persen
lebih rendah dibanding orang Amerika Serikat untuk
kena kanker.
Itu karena mereka banyak mengonsumsi
makanan bersumber kedelai, khususnya sup miso. Kedelai
adalah sumber isoflavon, zat yang ampuh mencegah
kanker yang disebabkan oleh berlebihnya hormon
estrogen.

—–FROM MILIST LOCAL STAFF TTI—

ARTICLES 9:00 am
  1. Jangan pernah mengatakan, "Lho, bajunya kan masih banyak!" , terutama dalam konteks pakaian pesta. Ketahuilah, seorang perempuan nggak mungkin mengenakan baju yang sama berulang2 ke pesta2 yang dihadiri oleh satu komunitas tertentu. Misalnya kalau satu baju sudah dipakai ke pernikahan teman kantor, baju itu nggak bisa dipakai ke acara teman kantor lagi.
     
  2. Menyarankan berbelanja barang yang lebih murah bisa berakibat Anda harus menemani ke ITC dan sejenisnya. Ini jauh lebih melelahkan. Jadi pertimbangkan mana yang lebih menguntungkan: mahal & nyaman di mal atau murah & lelah di ITC.
     
  3. There’s no such thing as a pattern dalam mengunjungi toko/counter. Bisa linear, bisa acak sampai2 kalau ditarik garis akan menyerupai benang kusut. Siapkan kompas dan/atau peta gedung bila perlu, agar nggak kesulitan mencari pintu keluar.
     
  4. Selisih harga Rp.2500,- adalah alasan yang sangat valid untuk kembali ke toko pertama. Anda sebagai pengantar, harus siap menjawab di mana lokasi toko pertama tersebut.
     
  5. "Cuma lihat2 saja" seharusnya diartikan sebagai, "Cuma lihat2 saja, lalu dicoba sebentar, kemudian dibayar". Jangan pernah tertipu, apalagi jika Anda berprofesi sebagai penyandang dana.
     
  6. Jangan terkecoh dengan tujuan berbelanja. Niat membeli satu kemeja berarti akan membawa pulang setidaknya satu barang lain. Kemejanya? Bisa jadi beli juga, tapi seringkali nggak.
     
  7. Ingat bahwa sepatu baru memerlukan tas baru yang cocok, dan vice versa. Bahkan style nabrak pun harus dirancang, seberapa nabrak .
     
  8. Pertanyaan "Bagus nggak?" harus dijawab dengan tepat. Di sini diperlukan kemampuan membaca pikiran, karena jawaban "Nggak" ketika sang pembelanja sangat menginginkan barang tersebut, bisa fatal akibatnya. Jangan sekali2 menjawab dengan "Nggak tau", apalagi asal jawab biar cepat pulang.
     
  9. Pertanyaan "Aku pantas nggak pakai ini?" bisa diikuti dengan pertanyaan yang paling sulit dijawab di jagat raya: "Kenapa, aku gemuk ya?". Bersiap2lah dengan jawaban terbaik.
     
  10. Persiapkan stamina sebaik2nya. Pembelanja bisa tidur lelap dalam perjalanan pulang karena kelelahan dan puas (sounds like orgasm, no?), sementara Anda masih harus menyetir mobil menembus kemacetan.
     
    —-FROM MILIST LOCAL STAFF TTI —

.
 
eXTReMe Tracker