Panjang usia dan sehat, siapa pun pasti menghendaki
ini. Ada 10 cara yang sangat mudah asal disiplin
dilakukan untuk mencapainya. Apa sajakah itu?

1. Kontrol lingkar pinggang

Penelitian terakhir dari Universitas Birmingham
menemukan bahwa adalah lingkar pinggang, bukan berat
badan yang menjadi indikator terbaik untuk penyakit
diabetes tipe 2 dan penyakit jantung. Para ahli
percaya bahwa lemak yang terkumpul di perut lebih
berbahaya dibandingkan yang terakumulasi di paha
karena lemak di perut dapat merusak sistem insulin
tubuh.
Bila ini terjadi, risiko diabetes dan penyakit
jantung jadi meningkat. Karena itu, usahakan agar
lingkar pinggang pria tak lebih dari 94 cm dan wanita
tak lebih dari 80 cm.

2. Cari second opinion

Setiap menerima resep dari dokter, periksalah dengan
pihak apotek, obat-obatan apa yang tak boleh dicampur
dan apa efek sampingnya. Jika tak yakin, cari second
opinion. Peneliti dari University Liverpool, Inggris,
menemukan bahwa 10 ribu orang di Inggris mati karena
reaksi merugikan dari obat-obatan, yang meski tak
perlu, tetap diresepkan tetapi dalam dosis yang tidak
tepat.

3. Jaga kebersihan dapur

Dapur adalah hot spot atau tempat kuman paling banyak
di rumah. Penelitian para ahli di Universitas Arizona,
AS, menemukan bahwa spons di dapur adalah tempat
tinggal lebih dari 7 miliar bakteri. Tempat favorit
lain adalah bak cuci piring, pegangan keran dapur,
talenan, dan pegangan kulkas. Karena itu, sering
seringlah mengganti lap dapur serta cuci dan masak
sayuran dengan benar.

4. Rajin beramal

Penelitian di University of Michigan menemukan bahwa
orang yang sering membantu atau mendukung secara
emosional orang lain, risiko mati muda berkurang
hingga 60 persen. Sebaliknya, orang yang tak pernah
menolong, risiko mati meningkat dua kali lebih banyak
dibanding orang yang suka beramal.

5. Bersahabat dengan ibu

Kalau lama tak bertemu Ibu, segeralah menelepon.
Menurut peneliti di Harvard Medical School, orang yang
hubungannya jauh dengan sang ibu, lebih rentan kena
penyakit serius di masa tua seperti penyakit darah
tinggi dan jantung.

6. Bangun rasa percaya diri

Studi di Universitas Toronto menemukan bahwa orang
yang mendapat kepercayaan diri tinggi karena memenangi
Piala Oscar hidup 4 tahun lebih lama dibanding aktor
dan aktris yang tak pernah menang.
Para peneliti
percaya bahwa rasa damai dalam diri dan pencapaian
prestasi melatih tubuh untuk belajar mengatasi stres
dengan baik.

7. Sarapan oat

Oat mengandung fitokimia yang merupakan antioksidan
pelawan penyakit jantung dan kanker. Studi di
Universitas Tufts, AS, menemukan bahwa fitokimia dalam
oat efektif mengurangi jumlah plak dan molekul
berlemak yang melapisi dinding pembuluh arteri.

8. Tak perlu berlebihan minum suplemen alami

Memang sumber suplemen itu alami. Namun, jangan
sekalipun berasumsi bahwa jika satu tablet berkhasiat,
minum lebih dari satu pasti lebih berkhasiat. “Minum
vitamin berlebihan itu bukan tak mungkin menyebabkan
kerugian untuk tubuh Anda,” kata Rod Brennan, Direktur
Sydney’s Nature Care College. Ia merekomendasikan
minum vitamin dan suplemen hanya sesuai dosis yang
dianjurkan.

9. Makan pisang

Makan pisang sehari sekali baik untuk mengatasi
penyakit tekanan darah tinggi. Sebuah studi di AS
menemukan bahwa orang yang kekurangan potasium lebih
berisiko kena hipentensi, faktor pemicu penyakit
jantung dan stroke.
Pisang adalah sumber potasium yang
baik. Sumber potasium lain kentang, labu, dan alpukat.

10. Makan sup miso

Publikasi dari John Hopkins Medicine mengungkapkan
bahwa orang-orang di Pulau Okinawa, Jepang, 75 persen
lebih rendah dibanding orang Amerika Serikat untuk
kena kanker.
Itu karena mereka banyak mengonsumsi
makanan bersumber kedelai, khususnya sup miso. Kedelai
adalah sumber isoflavon, zat yang ampuh mencegah
kanker yang disebabkan oleh berlebihnya hormon
estrogen.

—–FROM MILIST LOCAL STAFF TTI—